OLAHRAGA

Tiga Akses ke GBT Ditarget Tuntas 2020

Laporan Zumrotul Abidin | Sabtu, 30 November 2019 | 12:11 WIB
Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya saat berdiskusi dengan Eri Cahyadi Kepala Bappeko dan Erna Purnawati Kadis PU Bina Marga di Stadion GBT. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya mengajak para kepala OPD, perwakilan perusahaan, serta masyarakat bergotong-royong membenahi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (30/11/2019). Pembenahan akses jalan, kata Risma siap dituntaskan di tahun 2020 atau setahun sebelum Piala Dunia U-20 digelar.

"Pagi-pagi kita sudah rapat untuk menentukan lokasi parkir. Alhamdulillah di sekitar sini kita memiliki banyak aset," katanya, usai menanam 1000 pohon bunga Tabebuya di sekeliling GBT.

Risma mengungkapkan, ada tiga akses jalan yang akan dibangun menuju Stadion kebanggan arek Suroboyo itu.

"Nanti ada jalan tembus ke TPA, di timur akan tembus ke Jalan Lingkar Luar Barat, ada fly over yang dibangun Pelindo III, dan diperkirakan Februari 2020 selesai, serta kita akan membuka akses lingkar luar barat. Kita harapkan sebelum pertandingan (Piala Dunia U-20) semua selesai," kata Risma.


Ia mengaku, selain perbaikan stadion dan pembangunan akses jalan menuju GBT, Pemkot Surabaya juga membangun tiga stadion pendukung yang letaknya berada di sisi utara stadion. Tak hanya itu, di kawasan GBT juga ada sirkuit, yang nantinya akan dihubungkan dengan JLLB, sehingga suatu saat bisa digunakan untuk kejuaraan dunia F-1.

"Suatu saat kita bisa adakan F-1 di situ, karena kita buat jalannya sekelas sirkuit. Kalau ada pendaratan darurat (pesawat) jalan itu juga bisa digunakan, karena di tengah free tidak ada pohon, kemudian panjangnya (jalan) sekitar lima kilometer," katanya sambil menunjukkan peta perencanaan.

Sementara itu, Eri Cahyadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya mengatakan, untuk perbaikan GBT juga mendapat dukungan dari Bank Jatim dan British Council Indonesia untuk perencanaan kawasan stadion.

"Kami harapkan, selain konsep penataan kawasan GBT juga bisa membantu perbaikan fisik GBT," kata Eri yang ikut mendampingi Risma.

Eri memperkirakan, lelang pengerjaan perbaikan dan pembangunan sarana-prasarana di GBT, dimulai awal Desember 2019. Sehingga setelah ada pemenang lelang, awal Januari 2020 sudah mulai pembangunan..

"Pekerjaannya sekitar 6-8 bulan, setelah itu perawatan. Masa pemeliharaan bangunan permanen kan setahun. Jadi, sampai penyelenggaraan Piala Dunia masih terawat," katanya. (bid/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.