OLAHRAGA

Songsong Piala Dunia U-20, Risma Tanam Tabebuya di GBT

Laporan Zumrotul Abidin | Sabtu, 30 November 2019 | 08:34 WIB
Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya memegang peta kawasan GBT dan memberikan instruksi perbaikan di beberapa titik. Foto: Istimewa.
suarasurabaya.net - Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya terus berupaya memperbaiki Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) sebagai persiapan salah satu venue Piala Dunia U-20 tahun 2021. Risma juga mempercantik dengan menanam 1.000 pohon, diantaranya bunga Tabebuya di kawasan stadion kebanggan Arek Suroboyo itu.

"Kami ingin memberikan suasana lain di GBT. Kami lakukan penanaman pohon di sekitar GBT sekaligus menyiapkan Piala Dunia U-20 2021. Supaya suasananya lebih bagus di stadion ini. Kami tanam 1.000 pohon insyaallah. Bunga Tabebuya warna pink," ujar Risma usai kegiatan menanam, Sabtu (30/11/2019).


Tri Rismahari Wali Kota Surabaya menanam pohon Tabebuya di sekitar Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Foto: Istimewa

Dalam aksi tanam pohon Tabebuya di GBT, Risma juga disupport oleh Forpimda seperti Kepala Kejaksaan Negeri dan Kapolrestabes Surabaya. Selain itu, 1000 pohon ini juga disumbang oleh beberapa perusahaan seperti Pakuwon Group, Intiland, Sogo, BNI, Gojek dan lainnya.


Selain menanam pohon, Risma juga memberikan intruksi kepada anak buahnya untuk perbaikan GBT.

"Sesuai standartnya FIFA yang kami penuhi, termasuk jalur pemain yang tidak boleh jadi satu dengan jalur penonton dan lainnya. Nanti ada perbaikan rumput, lampu, dan lift barang. Itu yang kami siapkan," kata Risma.


Tri Rismahari Wali Kota Surabaya memantau penanaman pohon Tabebuya di sekitar Stadion GBT. Foto: Istimewa

Selain Forpimda, Risma juga didampingi Eri Cahyadi Kepala Bappeko, Erna Purnawati Kepala Dinas PU, Afgani Wardhana Kadispora, dan lainnya. (bid/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.