OLAHRAGA

DBL Camp 2019 Siap Cetak Pebasket Baru Terbaik

Laporan Dwi Yuli Handayani | Kamis, 14 November 2019 | 14:32 WIB
Para Honda DBL Camp 2019. Foto: dbl.id
suarasurabaya.net - Honda DBL Camp 2019 saat ini sudah memasuki hari ketiga yang dilaksanakan mulai 12-16 November. Total tahun 2019 ini, ada 300 wakil SMA terbaik dari seluruh Indonesia.

Para Camper akan mendapatkan pelatihan keras dari pelatih-pelatih asing. Sekaligus menjalani seleksi untuk masuk skuad DBL Indonesia All-Star. Tim yang akan belajar dan bertanding ke Amerika Serikat. DBL Camp tahun ini jadi yang ke-12 kalinya digelar.

Sebelumnya diketahui DBL Camp digelar bersama NBA. Tapi sejak 2009 sampai saat ini, DBL kerjasama dengan World Basketball Academy (WBA) yang berpusat di Australia.

Yondang Tubangkit General Manager DBL Indonesia mengatakan, fokus DBL Camp tahun 2019 ini berbeda dari tahun sebelumnya. DBL Indonesia lebih mematangkan sistem yang dipakai di DBL Camp.


"Tahun ini kita memprioritaskan statistik base. Semua tes didata secara detail. DBL Indonesia mengkalim punya bank data terbanyak di tanah air melihat banyaknya peserta setiap tahunnya. DBL Indonesia, akan mengelola data dengan baik," kata Yondang pada Indri Suara Surabaya.

DBL Camp kali ini, kata Yondang, kembali kerjasama dengan WBA yang dipimpin Andrew Vlahov mantan legenda basket Australia. Sementara sampai hari ketiga, latihan semakin menguras tenaga. Membuat beberapa Camper hampir tumbang karena harus melewati berbagai stasiun di DBL Academy.

"Tahun ini, WBA membawa 5 coach dan semuanya pernah datang ke Indonesia. Kerjasama ini terus dilakukan karena WBA membuktikan konstitensi. Membuat hampir 90 persen jebolan DBL Camp banyak yang bergabung dengan timnas," ujar dia.

Para pemain dan pelatih yang terpilih dari berbagai daerah berkumpul di Surabaya untuk mengikuti rangkaian latihan di DBL Camp. Di hari pertama para camper, digembleng dengan 4 tes. Tes itu diantaranya pengukuran, cek kesehatan, uji ketangkasan dan beep test.

Sementara itu, Muhammad Adhim siswa SMAN 16 Surabaya berhasil memecah rekor beep test. Mencetak 140 lap saat berlari di atas lantai lapangan DBL Academy.

Kata Yondang, harapan kedepannya DBL CAMP terus melahirkan bibit-bibit baru di dunia basket yang bisa membanggakan tanah air.

"Kita semakin baik mendevelop. Dalam DBL Camp diberikan fundamental practice yang bisa disebarluaskan di daerah masing-maisng. Selain itu peserta bisa mewujudkan mimpi terpilih jadi DBL All Star," ujarnya.

DBL Camp digelar sejak 12-16 November. Ajang ini juga menjadi seleksi DBL Indonesia All Star 2019. Mereka akan diberangkatkan ke Amerika Serikat untuk mengasah ilmu lebih pada coach profesional. DBL Camp 2019 digelar di DBL Academy Pakuwon Mall Surabaya. (ind/dwi/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.