OLAHRAGA

Cari Bakat Baru Bulutangkis, Butet Temukan Banyak Calon Atlet Bertalenta

Laporan Agustina Suminar | Selasa, 22 Oktober 2019 | 06:57 WIB
Liliyana Natsir atau Butet usai berbincang-bincang dengan para orangtua serta sejumlah atlet di sela-sela Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 di GOR Sudirman, Surabaya, Jawa Timur, Senin (21/10/2019) petang. Foto: Budi Suara Surabaya
suarasurabaya.net - Usai gantung raket, Liliyana Natsir atau lebih sering disapa Butet, sejatinya tak jauh-jauh dari urusan olahraga tepok bulu. Perempuan kelahiran Manado yang menghabiskan 24 tahun berkarier sebagai atlet bulutangkis itu, kini berada di jajaran Tim Pencari Bakat.

"Audisi berjalan baik dan saya lihat antusiasnya luar biasa! Bakat anak-anak ini bagus-bagus banget jadi mudah-mudahan di antara mereka ada yang menjadi penerus membanggakan nama bangsa," tanggapnya, Senin (21/10/2019).

Ia juga mengaku, selama proses pencarian bakat ini, Butet mengaku banyak anak muda yang bertalenta dalam dunia bulutangkis.

"Banyak hal baru yang saya temukan dari balik meja Tim Pencari Bakat dalam memantau setiap anak yang bertanding di lapangan," jelas Butet, yang mengakhiri kariernya dengan sederet gelar juara bergengsi.

Mantan tandem Tontowi Ahmad ini hadir di semua kota gelaran Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019. Butet, yang kini juga bertugas sebagai Technical Adviser PB Djarum, memikul tanggung jawab baru dalam pencarian bakat bulutangkis dari setiap atlet muda di Indonesia melalui Audisi Umum. Sektor putri, menjadi sorotan utamanya di lima kota Audisi Umum.

"Saya suka menyemangati atlet-atlet putri di kota-kota Audisi Umum agar mereka jangan cepat down. Perempuan memang jiwanya lebih mellow, lebih perasa, dan lebih soft. Tapi adik-adik harus bisa cepat menghilangkan itu untuk berjuang masuk ke klub, jauh dari orangtua, dan berjuang sendiri, seperti yang saya rasakan dulu," kenang Butet.

Mengingat masa lalunya, nekat meninggalkan kampung halaman pada usia relatif masih belia, Butet lantas menyelipkan pesan bagi para pebulutangkis yang tengah berjuang melalui Audisi Umum yang digelar di kota pahlawan ini.


"Dalam olahraga itu ada menang dan belum berhasil. Pada saat belum diterima, bukan berarti gagal total. Tetaplah semangat untuk terus berlatih, karena kalian masih punya kesempatan untuk mencoba lagi. Jangan cepat kecewa," pesan pebulutangkis yang sudah akrab dengan bulutangkis saat usianya baru menginjak sembilan tahun.

"Bagi kalian yang sudah terpilih, perjalanan kalian masih panjang. Masih ada berbagai tahap yang harus dilewati. Terus pacu diri kalian agar bisa lebih baik lagi," pungkasnya.

Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 dapat diikuti oleh atlet putra dan putri berkewarganegaraan Indonesia dengan kategori U-11 (berusia 6-10), U-13 (untuk peserta dengan umur 11-12 tahun).

Audisi akan dilakukan dalam bentuk kompetisi dengan sistem gugur. Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui laman www.pbdjarum.org atau dengan mendaftarkan diri secara langsung sehari sebelum pelaksanaan Audisi Umum di GOR setiap kota audisi. Peserta diwajibkan melakukan daftar ulang satu hari sebelum tahap seleksi (H-1) sesuai kota audisi pilihannya.(bud/tin)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.