OLAHRAGA

Target Emas di SEA Games 2019, Garuda Muda Jajal Hadapi Iran

Laporan Agustina Suminar | Rabu, 09 Oktober 2019 | 07:42 WIB
Pemain Timnas U-22 saat melakukan latihan sebelum melakoni laga perdana Piala AFF U-22 2019 di AUPP stadium, Minggu (17/2/2019) lalu. Foto: PSSI
suarasurabaya.net - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan tim nasional U-22, yang berjuluk Garuda Muda, akan menghadapi Iran dalam laga persahabatan yang digelar Kamis (14/11/2019) dan Minggu (17/11/2019) di Jakarta.

"Kami mempertemukan Timnas U-22 melawan tim terbaik karena memang PSSI serius mengejar target emas SEA Games 2019," kata Ratu Tisha Destria Sekretaris Jenderal di Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Mengenai lokasi laga, Ratu Tisha menyebut pihaknya berencana menggelarnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Dengan melawan Iran yang berasal dari Asia Barat, Indonesia sudah melawan tim-tim dari tiga kawasan Asia yaitu Asia Tenggara, Barat dan Timur, sebelum mengikuti SEA Games 2019 yang digelar di Filipina.


Garuda Muda sebelumnya sudah menghadapi tim-tim Asia Tenggara pada Piala AFF U-22, Februari 2019, dan Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 pada Maret 2019.

Selanjutnya, dalam turnamen internasional CFA Team China Chongqing Three Gorges Bank Cup International Football Tournament 2019 yang berlangsung di Chongqing, China, pada 9-15 Oktober 2019, Indonesia menjajal kemampuan China (Asia Timur) serta dua negara Asia Barat yakni Arab Saudi dan Yordania.

"Grafik kualitas lawan timnas U-22 terus meningkat sejak awal tahun 2019. Dengan demikian, kami berharap para pemain mencapai performa puncak pada SEA Games," tutur Ratu Tisha dilansir Antara.

Timnas U-22 Indonesia diperkuat 26 pemain. Setelah berlaga di China, mereka akan berkumpul kembali untuk menjalani pemusatan latihan sebelum bersua Iran.

Nantinya, hanya ada 20 pemain termasuk dua pemain senior yang berlaga pada SEA Games 2019 di Filipina.(ant/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.