OLAHRAGA

Jakarta Akan Menjadi Tuan Rumah Seri Kejuaraan Formula E 2020

Laporan Muchlis Fadjarudin | Senin, 15 Juli 2019 | 11:20 WIB
Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta berkunjung ke Brooklyn, New York, Amerika Serikat. Dalam kesempatan tersebut Anies bertemu dengan Alejandro Agag, CEO FIA Formula E, dan Alberto Longo, Co-Founder dan CCO FIA Formula E. Foto: Anies Baswedan
suarasurabaya.net - Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta berkunjung ke Brooklyn, New York, Amerika Serikat. Dalam kesempatan tersebut Anies bertemu dengan Alejandro Agag, CEO FIA Formula E, dan Alberto Longo, Co-Founder dan CCO FIA Formula E.

Anies mengatakan pembahasan dengan Alejandro dan Alberto soal rencana Jakarta menjadi tuan rumah balapan Formula E berlangsung cukup lama yakni lebih tiga jam, bukan karena alot tetapi karena semua bersemangat.

"Pembahasan tentang Jakarta cukup panjang. Bukan karena alot, tapi karena sama-sama semangat. Bahkan, tak terasa waktu berjalan cepat. Kita berdiskusi dan saling lempar ide hingga lebih dari tiga jam dan baru berhenti karena sudah ada aba-aba bahwa pertandingan akan dimulai. Kitapun lalu bergegas ke lintasan balap," ujar Anies dalam akun Facebook dan Instgramnya @aniesbaswedan, Senin (15/7/2019).

Kata Anies pertemuan dengan Alejandro dan Alberto terjadi pada 13 Juli 2019 lalu, bersamaan dengan agenda balap Formula E.


"Ini momen 13 Juli kemarin, usai mencapai kesepakatan untuk menjadikan Jakarta sebagai salah satu kota host Formula E 2020, kami bersama meninjau lintasan balap dan diakhiri kita foto bersama itu," kata Anies yang mengunggah foto-foto mereka saat di arena balap Formula E di New York.

Kata Anies, sepanjang menyusuri lintasan, mereka mengenalkan dengan tim peserta dan pembalapnya. Beberapa pembalap kenamaan ada disana. Saat dia menyapa, mereka semua sudah berjajar siap masuk ke mobil.

Anies menjelaskan, Formula E adalah ajang balap mobil elektrik (E-Prix) pertama di dunia. Dengan tujuan memperkenalkan mobil listrik dan mengurangi emisi karbon melalui balapan yang serupa Formula 1, dilakukan di jalur jalanan dalam kota.

"InsyaAllah Jakarta akan menjadi tuan rumah untuk seri kejuaraan Formula E musim berikutnya, di tahun 2020. Ini akan menjadi Kejuaraan E-Prix pertama di Indonesia," jelasnya.

Menurut dia, dari kajian awal atas rencana ini, E-Prix Jakarta berpotensi menghadirkan manfaat ekonomi di ibu kota senilai 78 juta Euro. Diperkirakan 35 ribu penonton baik internasional dan domestik akan menghasilkan transaksi ekonomi sekitar 1,6 juta Euro selama E-Prix berlangsung, baik di industri konsumsi, transportasi maupun akomodasi. Secara tidak langsung akan berdampak di sektor pariwisata yang juga ikut terangkat. Total nilai liputan media tentang Jakarta setara dengan 15 juta Euro.

"Jakarta akan menjadi sorotan dunia, liputan media asing menggaungkan nama Jakarta, Indonesia ke masyarakat dunia. Kita sejajar dengan kota-kota maju megapolitan lainnya. InsyaAllah, semua persiapan bisa berjalan lancar," pungkas Anies.(faz/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA