OLAHRAGA

Logo dan Maskot Porprov ke-VI Jatim Diluncurkan di Grahadi

Laporan Denza Perdana | Rabu, 26 Juni 2019 | 14:11 WIB
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur (tengah) bersama Erlangga Satriagung Ketua KONI Jatim (kanan), saat peluncuran logo dan maskot Porprov ke-VI di Grahadi, Rabu (26/6/2019). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Menjelang seremoni pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VI tahun 2019 di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (6/7/2019), logo dan maskot Porprov diluncurkan di Gedung Negara Grahadi Rabu (26/6/2019).

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur bersama Erlangga Satriagung Ketua KONI Jatim, serta empat kepala daerah tuan rumah Porprov ke-VI menandai peluncuran logo dan maskot itu dengan menekan tombol sirine.

Logo Porprov ke-VI Jatim ini sebenarnya tidak terlalu banyak berbeda dengan logo Porprov sebelumnya. Lambang gapura khas provinsi Jatim dan obor api melambangkan kobaran semangat para atlet mengejar prestasi setinggi-tingginya.

Sementara, pada Porprov ke-VI ini, maskot yang dipakai adalah Si Beki, yakni simbol ayam bekisar yang merepresentasikan satu di antara fauna khas Jawa Timur. Ayam bekisar melambangkan sifat berani, lincah, milenial dan berprestasi.


Tidak hanya maskot Porprov, masing-masing kabupaten yang menjadi tuan rumah, antara lain Lamongan, Gresik, Bojonegoro, dan Tuban juga memamerkan maskot masing-masing daerah dalam acara itu.


Si Beki (ayam bekisar/tengah) menjadi Maskot Porprov ke-VI Jatim yang diluncurkan bersama maskot masing-masing tuan rumah di Grahadi, Rabu (26/6/2019). Foto: Denza suarasurabaya.net

Ada Si Giro, maskot Kabupaten Gresik, yakni seekor kerbau giras yang menjadi simbol berkobarnya semangat masyarakat Gresik secara umum.

Selanjutnya, ada Si Lilo, maskot Kabupaten Lamongan yang merepresentasikan kelincahan, kecerdasan dan semangat juang tanpa henti.

Sementara, Kabupaten Tuban memakai maskot Si Lawe. Simbol kuda yang membawa jiwa semangat, kecepatan, kekuatan, menjunjung nilai sportivitas, fair play dan penuh komitmen.

Terakhir, Kabupaten Bojonegoro menggunakan maskot yang dinaai Si Meli, yakni Burung Mliwis Putih yang merepresentasikan kebanggaan masyarakat Bojonegoro dengan kepribadian lincah, cepat, cerdas dan berprestasi.

Secara umum, Porprov ke-VI pada 2019 ini mengusung tema Jawa Timur Menembus Dunia. Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur mengatakan, tema ini menjadi gambaran tekad atlet Jawa Timur.

Terbukti, di event SEA Games dan Asian Games, atlet-atlet Jatim jadi tulang punggung kontingen Indonesia.

Namun tidak hanya itu, Khofifah mengatakan, di tengah sisa-sisa semangat demokrasi pada Pilpres 2019 lalu, dia berharap olahragawan mengambil perannya.

"Olahragawan dengan semangat sportifnya bisa menjadi mediator dalam upaya membangun persatuan dan persaudaraan substantif di negeri ini," katanya di hadapan ratusan atlet Jatim yang hadir.

Perlu diketahui, Porprov ke-VI Jatim pada 2019 ini diklami senbagai pekan olahraga provinsi terbesar di Indonesia dengan total peserta sebanyak 7.818 atlet, 2.484 tim ofisial.

Ada sebanyak 40 Cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan di Porprov ini dengan 525 nomor dan medali yang diperebutkan.

Khofifah berharap, pelaksanaan Porprov ke depan bisa digelar dua tahun sekali agar pembinaan olahraga di Jatim tidak terlalu panjang untuk mencapai hasil. Semakin sering mereka berkompetisi semakin terukur prestasi mereka.(den/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.