OLAHRAGA

Milan Tuan Rumah Olimpiade Musim Dingin 2026

Laporan Dwi Yuli Handayani | Selasa, 25 Juni 2019 | 06:40 WIB
Anggota delegasi Milan/Cortina d'Ampezzo bersorak sorai setelah veneu di Italia ini ditetapkan sebagai tuan rumah penyelanggara Olimpiade Musim Dingin 2026. Foto: AFP
suarasurabaya.net - Olimpiade Musim Dingin 2026 akan diadakan di Milan/Cortina d'Ampezzo setelah venue di Italia ini menyisihkan Stockholm/Are di Swedia dalam pertarungan memperebutkan hak tuan rumah Olimpiade ini, kata Komite Olimpiade Internasional (IOC), seperti dikutip AFP, Selasa (25/6/2019).

Olimpiade ini akan berlangsung pada 6-22 Februari 2026.

Italia sebelumnya sudah dua kali menyelenggarakan Olimpiade Musim Dingin, masing-masing pada edisi 1956 di Cortina d'Ampezzo dan edisi 2006 di Turin. Sedangkan Swedia hanya sekali menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas 1912 di Stockholm.

Para anggota IOC memberikan 47 suara untuk Italia, sedangkan Swedia mendapatkan 34 suara.


"Ini hari bersejarah dan kemenangan untuk semua orang Italia," kata Matteo Salvini Menteri Dalam Negeri Italia, seperti dilansir Antara.

Salvini memperkirakan Olimpiade ini akan menarik pemasukan lima miliar euro dan menciptakan 20 ribu lapangan kerja.

"Selamat kepada Milan/Cortina d'Ampezzo," kata Presiden IOC Thomas Bach. "Semangat dan pengetahuan fans Italia, berbarengan dengan pengalaman menyelenggarakan event-event, akan menciptakan atmosfer yang sempurna untuk para atlet terbaik di dunia."'

Sebelum Milan dan Stockholm bersaing pada tahap akhir, pemilihan tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2026 juga diikuti Calgary di Kanada, Graz di Austria, Sapporo di Jepang dan Sion di Swiss. Sedangkan Erzurum di Turki sudah lebih dulu ditolak IOC pada Oktober 2018.

Olimpiade Musim Dingin 2022 akan diadakan di Beijing, demikian AFP. (ant/dwi)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.