OLAHRAGA

Trofi UEFA Nations League Jadi Kado Manis Hari Nasional Portugal

Laporan Agustina Suminar | Senin, 10 Juni 2019 | 07:25 WIB
Cristiano Ronaldo kapten tim nasional Portugal disaksikan rekan-rekannya mengangkat trofi UEFA Nations League yang mereka raih usai menundukkan Belanda 1-0 dalam partai final di Stadion Dragao, Porto, Portugal, Minggu (9/6/2019) setempat. Foto: Reuters
suarasurabaya.net - Tim nasional Portugal berhasil menjuarai UEFA Nations League usai menundukkan Belanda 1-0 dalam partai final di Stadion Dragao, Porto, Senin (10/6/2019) dini hari WIB. Trofi tersebut menjadi kado manis bagi negara yang merayakan Hari Nasional tiap 10 Juni.

Dikutip dari laman resmi UEFA seepeti dilansir Antara, Marcelo Rebelo de Sousa Presiden Portugal mengatakan dalam wawancara dengan stasiun Portuguese TV menyebut bahwa keberhasilan tim besutan Fernando Santos membuat perayaan Hari Nasional Portugal terjadi dua jam lebih awal.

"Saya tidak pernah menyangka, menjadi presiden dan menyaksikan dua gelar juara," kata De Sousa merujuk pada gelar Piala Eropa 2016 dan UEFA Nations League 2019.

De Sousa menegaskan bahwa kesuksesan tersebut akan terus terkenang di hati seluruh warga Portugal.


"Ini luar biasa untuk Portugal, keberhasilan ini akan dikenang di hati warga Portugal," kata dia.

"Perayaan Hari Nasional Portugal berlangsung dua jam lebih awal!" serunya menambahkan.

Sebagai informasi pertandingan digelar di Portugal pada Minggu (9/6/2019) malam setempat dan berakhir sekira pukul 22.00 malam.

Hari Nasional Portugal dirayakan setiap 10 Juni, tanggal yang dipilih untuk memperingati hari kematian sastrawan Luis de Camoes.

De Camoes merupakan penggubah Os Lusiadas (Para Lusiad), sebuah puisi sarat nasionalisme yang menggambarkan kebesaran sejarah dan pencapaian bangsa Portugis.(ant/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.