OLAHRAGA

Zohri Pecahkan Rekornas Lari Jarak Pendek Usai 10 Tahun Dipegang Suryo Agung

Laporan Dwi Yuli Handayani | Selasa, 23 April 2019 | 07:40 WIB
Lalu Muhammad Zohri Sprinter nasional (kiri) bersama dengan sang pelatih Eni Nuraeni di sela Kejuaraan Atletik Asia 2019 di Doha, Qatar, Senin (22/4/2019). Foto: Tim media PB PASI
suarasurabaya.net - Lalu Muhammad Zohri Sprinter nasional memecahkan rekor nasional (rekornas) lari jarak pendek 100 meter setelah 10 tahun lamanya dipegang oleh Suryo Agung Wibowo.

Rekornas ini dipecahkan di Kejuaraan Atletik Asia 2019 yang berlangsung di Doha, Qatar, demikian laporan PB PASI.

Zohri berhasil mencatatkan waktu 10,15 detik dan merupakan rekor baru yang sebelumnya dipegang oleh Suryo Agung Wibowo dengan catatan waktu 10,17 detik yang dibukukan pada SEA Games 2009 Laos.

"Alhamdulillah bisa memecahkan rekornas, karena memang sejak awal sudah menjadi harapan Lalu untuk mecahin rekornas Suryo Agung" kata Eni Nuraeni pelatih lari jarak pendek PB PASI dalam keterangan resminya, seperti dilansir Antara.


Sebelumnya, Zohri pernah berhasil menjadi jura dunia di Kejuaraan Junior Atletik di Finlandia dengan catatan waktu 10,18 detik.

Pada Kejuaraan Atletik Asia 2019, Zohri mampu masuk final setelah menempati urutan kedua setelah pelari asal Jepang Yoshihide Kiryu yang finis terlebih dahulu dengan waktu 10,12 detik.

Kejuaraan Atletik Asia menjadi turnamen kedua yang diikuti Zohri pada tahun ini. Sebelumnya ia tampil di Malaysia Open Grand Prix akhir Maret lalu. Turun di nomor lari 100 meter, Zohri berhasil merebut medali emas dengan catatan waktu 10,20 detik.

Pecahnya rekornas nomor 100 meter ini juga mendapatkan perhatian dari mantan atlet nasional Fadlin. Bahkan, mantan atlet yang juga berasal dari Nusa Tenggara Barat itu berkicau di akun media sosialnya.

"Alhamdulillah. Lalu Zohri pecah rekor nasional 10.15. Rekor lama atas nama @suryoagung100m," tulisnya di akun Instagram. (ant/dwi)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.