OLAHRAGA

Detail Pembagian Timnas U-16 dan U-19 Rampung Februari

Laporan Dwi Yuli Handayani | Minggu, 20 Januari 2019 | 21:17 WIB
Kongres Tahunan PSSI tahun 2019 di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, digelar pada Minggu (20/1/2019). Foto: Antara
suarasurabaya.net - Joko Driyono Pelaksana tugas Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengatakan, detail pembagian tim nasional U-16 dan U-19 masing-masing menjadi tiga tim akan diselesaikan pada awal Februari 2019 di tingkat komite eksekutif (exco).

"Exco diberikan kewenangan untuk menyusun mekanisme, strategi dan implementasinya, sesuai dengan target yang diberikan," ujar Joko usai kongres tahunan PSSI tahun 2019 di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (20/1/2019) seperti dilansir Antara.

Menurut Joko, setelah semuanya selesai dilakukan, maka selanjutnya menjadi tugas pelatih untuk menyusun program, mencari pemain dan lain-lain.

Adapun rencana pembagian timnas U-16 dan U-19 ke dalam tiga grup ini didasarkan pada pertimbangan jumlah pemain yang melimpah di rentang umur tersebut.

Salah satu wacananya, tiga grup itu dipecah berdasarkan wilayah.

Dengan pembagian tiga timnas itu, artinya akan ada total tiga pelatih untuk satu timnas. Khusus untuk timnas U-16, salah satu nama pelatih yang sudah dipastikan memimpin tim adalah Bima Sakti.

Bima sendiri sudah ditetapkan sebagai pelatih timnas U-16 pada akhir Desember 2018.

Kongres tahunan PSSI tahun 2019 pada Minggu (20/1/2019) selesai digelar sekitar pukul 16.00 WITA setelah dimulai pukul 10.00 WIB.

Terkait timnas, kongres PSSI menyetujui semua kegiatan timnas putra meliputi timnas senior, U-22/U-23, U-19 dan U-16 dan timnas putri yaitu senior serta U-16.

Salah satu hal penting yang terjadi di kongres tahunan PSSI tahun 2019 ini adalah pengumuman mundurnya Edy Rahmayadi sebagai ketua umum PSSI. Posisinya pun digantikan Joko Driyono Wakil Ketua Umum PSSI. (ant/dwi)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.