OLAHRAGA

PSSI Bahas Rencana Uji Coba Timnas U-22 dengan China

Laporan Agustina Suminar | Jumat, 11 Januari 2019 | 09:48 WIB
Tim Nasional Indonesia U-22 menggelar latihan pada hari ketiga pemusatan latihan (TC) di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Rabu (9/1/2019). Foto: pssi.org
suarasurabaya.net - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terus menjalin komunikasi dengan Asosiasi Sepak Bola China (CFA) terkait rencana uji coba tim nasional U-22 kedua negara.

Ratu Tisha Destria Sekretaris Jenderal PSSI mengatakan, topik utama pembicaraan kedua organisasi adalah lokasi pertandingan.

"Kami sedang berkomunikasi, apakah timnas kita yang bertandang ke sana atau mereka yang datang dan berlaga di sini," ujar Ratu Tisha di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Menurut dia, PSSI berupaya agar laga itu terwujud mengingat turnamen Piala U-22 AFF 2019 akan bergulir mulai 17 Februari di Kamboja.


Pemilihan China sebagai lawan tak lepas dari permintaan Indra Sjafri pelatih timnas U-22 Indonesia yang ingin menghadapi China atau selevelnya serta satu klub Indonesia dalam laga persahabatan sebelum berangkat ke Kamboja.

"Untuk lawan dari klub, kami pastinya menargetkan untuk menghadapi dari tim Liga 1. Kami berharap klub itu nantinya menurunkan para pemain terbaik agar timnas U-22 Indonesia semakin meningkat kemampuannya," tutur Ratu Tisha dilansir Antara.

Meski demikian, sama seperti kabar dengan China, PSSI juga belum dapat memutuskan klub mana yang akan dihadapi.

Timnas U-22 sendiri tengah menggelar pemusatan latihan sekaligus seleksi untuk menentukan tim yang akan bertanding di Piala U-22 AFF 2019 di Kamboja yang berlangsung pada 17 Februari-2 Maret 2019.

Di turnamen itu, Indonesia bergabung di Grup B bersama Malaysia, Myanmar, Singapura dan tuan rumah Kamboja.(ant/tin)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.