OLAHRAGA

Pelatih Singapura Sanjung Kinerja Noh Alam Shah

Laporan Agustina Suminar | Jumat, 09 November 2018 | 08:55 WIB
(Dari kiri ke kanan) Hansamu Yama, Bima Sakti pelatih timnas Indonesia, Fendi Ahmad pelatih timnas Singapura, dan Hariss Harun saat konferensi pers piala AFF 2018 di Stadion Nasional, Singapura. Foto: Antara.
suarasurabaya.net - Fandi Ahmad Pelatih Singapura menyanjung kinerja Noh Alam Shah mantan bintang klub Liga Super Indonesia Arema Indonesia yang saat ini menjadi asistennya di tim nasional yang berlaga di Piala AFF 2018.

Menurut Fandi, Noh Alam Shah merupakan sosok yang baik dan pelatih muda yang berbakat.

"Kami membutuhkan dia di tim. Dia membantu pemain muda berkembang dengan pengalamannya," ujar Fandi di Stadion Nasional, Singapura, Kamis (8/11/2018), seperti ditulis Antara.

Menurut pria yang pernah melatih klub Indonesia Pelita Jaya itu, Noh Alam Shah memberikan nasihat dan solusi-solusi bagus untuk lini serang Singapura.

Sebagai informasi, Noh Alam Shah merupakan pencetak gol terbanyak di Piala AFF dengan 17 gol.

Pada Piala AFF tahun 2007, pemain yang akrab disapa Along tersebut menorehkan sejarah dengan membuat tujuh gol ke gawang Laos yang berakhir dengan skor 11-0 untuk kemenangan Singapura.

Belum ada satupun pemain timnas Singapura yang mampu mengulangi pencapaian tersebut hingga saat ini.

"Jarang sekali seorang pemain mampu membuat gol sebanyak itu dalam satu pertandingan. Itulah kenapa dia sangat meringankan pekerjaan saya melatih tim nasional," tutur Fandi.

Noh Alam Shah sendiri menjabat asisten pelatih timnas Singapura sejak Mei 2018. Dia bersama staf pelatih lain diharapkan mampu membawa Singapura menjadi yang terbaik di Piala AFF 2018.

Timnas Indonesia menghadapi Singapura dalam laga tandang Grup B Piala AFF 2018 pada Jumat (9/11) di Stadion Nasional, Singapura, mulai pukul 20.00 waktu Singapura atau pukul 19.00 WIB. (ant/dim/rst)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.