OLAHRAGA

Dua Menteri Ramaikan Kirab Obor di Jakarta Utara

Laporan Dwi Yuli Handayani | Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:07 WIB
Ilustrasi
suarasurabaya.net - Dua menteri akan ikut memeriahkan kegiatan kirab obor Asian Games di wilayah Jakarta Utara pada Kamis (16/8/2018).

"Ada dua menteri yang rencananya akan ikut menyemarakkan kirab obor Asian Games di Jakarta Utara, yaitu Yasonna Laoly Menteri Hukum dan HAM dan Hanif Dhakiri Menteri Tenaga Kerja," kata Wakil Wali Kota Jakarta Utara Junaedi kepada Antara di Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Menurut dia, Yasonna Laoly Menteri Hukum dan HAM akan membawa obor dari Kantor Wali Kota Jakarta Utara menuju etape kedua. Sedangkan Hanif Dhakiri Menteri Tenaga Kerja akan membawa obor dari titik 19 di Jalan Danau Sunter Selatan ke titik terakhir di pos polisi Danau Sunter yang berlokasi di Jalan Sunter Raya.

"Rencananya, prosesi arak-arakan obor Asian Games di wilayah Jakarta Utara hari ini akan dimulai dari lokasi penerimaan obor di RPTRA Kalijodo, Jakarta Barat pada pukul 15.00 WIB," ujar Junaedi.

Setelah diterima di RPTRA Kalijodo, dia menuturkan obor tersebut kemudian diarak menuju Kantor Wali Kota Jakarta Utara dengan menggunakan kendaraan dan diiringi oleh sejumlah komunitas, diantaranya komunitas motor vespa, komunitas motor besar, komunitas ojek dan komunitas sepeda.

"Di kantor wali kota, nantinya Pak Wali Kota akan menyerahkan obor Asian Games tersebut kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Dari kantor wali kota, obor akan dibawa menuju etape kedua," tutur Junaedi.

Dia mengungkapkan panjang lintasan kirab obor di wilayah Jakarta Utara mencapai 9,3 kilometer dan dibagi menjadi 20 titik pergantian tim pelari. Para pelari akan membawa obor tersebut secara bergantian atau estafet.

"Saya meminta kepada seluruh masyarakat agar ikut menyambut sekaligus memeriahkan kegiatan kirab obor Asian Games 2018 di wilayah Jakarta Utara, karena tahun ini kita menjadi tuan rumah," ungkap Junaedi. (ant/dwi)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA