OLAHRAGA

Game Online Jadi Cabang Olahraga Baru

Laporan Ika Suryani Syarief | Selasa, 10 Juli 2018 | 16:43 WIB
Ilustrasi.
suarasurabaya.net - Zaman terus berubah dan menggiring masyarakat untuk mengikuti hingga mengubah kebiasaan dalam menjalani hidup. Coba bayangkan lima tahun lalu, siapa yang menyangka apabila bermain game online dapat menjadi suatu profesi.

Kini profesi gamer profesional sudah resmi ada dengan bayaran selangit. Tak berhenti hanya di sana, game online pun sudah menjadi sebuah olahraga, atau sekarang sering disebut esports.

Esports hadir sebagai wadah bagi pemain kompetitif, pemain profesional, hingga atlet sekalipun.

Maraknya animo penduduk dunia dan di Indonesia yang menjadi pemain esports sudah terbukti dari besaran angka. Contohnya pada 2017, Indonesia memiliki 43,7 juta pemain esports yang menghabiskan Rp11 miliar untuk bermain game.

Angka ini menjadikan Indonesia menduduki peringkat ke 16 sebagai negara dengan pendapatan dari game terbesar di dunia.

Untuk menghimpun para pemain dan atlet esports di Indonesia, dibentuklah organisasi IeSPA (Indonesia eSports Association) yang saat ini masih berada di bawah naungan organisasi FORMI (Federasi Olahraga Masyarakat Indonesia).

Terus berkembangnya esports menjadikan panitia Asian Games 2018 memasukkan esports sebagai bagian dari eksibisi dan pada Asian Games 2022 akan resmi dipertandingkan sebagai salah satu cabang olahraga.

Game yang dipertandingkan juga bermacam-macam, di antaranya League of Legends, Age of Valor, Fifa, CS:GO, Player Unknown Battleground, Dota 2, hingga Mobile Legends.

Semuanya membutuhkan kemampuan, keahlian, hingga perlengkapan tertentu untuk sanggup berkompetisi di dalamnya.

Kompetisi dalam negeri di Indonesia juga sudah sangat menjamur dan hasilnya memuaskan karena banyak pemain Indonesia yang mampu unjuk gigi di kancah kompetisi Internasional. Mereka juga mampu menjuarai beberapa kompetisi, bahkan beberapa pemain asli Indonesia sudah resmi menjadi bagian dari tim profesional di luar negeri dan digaji mahal.

Indonesia juga telah menjadi pelabuhan bagi kompetisi kelas dunia untuk singgah.(ant/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.