OLAHRAGA
Piala Dunia 2018

Hampir Terlupakan di Prancis, Thierry Henry Berada di Kubu Belgia

Laporan Agung Hari Baskoro | Selasa, 10 Juli 2018 | 14:59 WIB
Thierry Henry, Asisten pelatih Belgia. Foto: Antara
suarasurabaya.net - Thierry Henry, anggota skuat Prancis yang memenangi Piala Dunia 1998, merupakan asisten pelatih Roberto Martinez di timnas Belgia sejak 2016.

Menariknya, Henry yang mencetak 51 gol dalam 123 laga untuk Prancis yang menjuarai Piala Dunia dan Piala Eropa, justru berada di pihak Belgia yang berupaya menghentikan langkah Les Blues di babak semifinal Piala Dunia 2018 di Rusia, Rabu (11/7/2018) dini hari nanti.

"Ini akan menjadi aneh untuk melihatnya melawan kami," kata Olivier Giroud penyerang Prancis seperti dilansir Antara dari AFP, Senin (9/7/2018). "Dia adalah legenda hidup sepak bola Prancis."

"Dia memberikan begitu banyak kepada tim Prancis dan kami mendapat banyak penghargaan atas apa yang telah dia lakukan," katanya.

"Tapi tentu saja saya akan bangga menunjukkan kepada 'Titi' (panggilan Henry) bahwa dia telah memilih kamp yang salah," tambah Giroud.

Setelah menghabiskan sebagian besar karirnya di Liga Inggris bersama Arsenal, Henry yang kini berusia 40 tahun hanya memiliki sedikit keterlibatan dalam sepak bola Prancis, padahal ia salah satu pemain paling populer yang pernah dihasilkan Prancis.

Noel Le Graet Presiden Federasi Sepak Bola Prancis mengatakan kepada AFP yang dilansir Antara, "Kami agak melupakannya dan dia hanya memiliki sedikit kontak dengan federasi".

"Kadang-kadang hidup bisa seperti itu. Dia berada di Inggris sejak lama dan secara pribadi saya hanya memiliki sedikit kontak dengannya," kata Le Graet.

Dia mengatakan Henry telah membuat Belgia menjadi "tim yang gemar menyerang".

"Para striker (Belgia) menghampirinya, mereka menghormatinya," katanya.

Henry sebenarnya cuma memiliki sedikit pengalaman melatih, dan Le Graet mengatakan Henry "mungkin memilih solusi yang tepat" dengan mengambil pekerjaan sebagai asisten pelatih.

Le Graet membandingkan Henry dengan Zinedine Zidane yang sukses bersama Real Madrid dengan memenangi tiga gelar Liga Champions berturut-turut.

"Sudah pasti lebih baik untuk memulai sebagai asisten di tim nasional, bahkan jika dia berharap bisa masuk staf Arsenal," kata Le Graet. "Tidak ada keraguan bahwa ia memiliki karier sebagai pelatih melatih di masa depan".

Henry, yang kini tampil dengan janggut yang tebal, terlihat gembira bekerja untuk Belgia bersama Martinez yang juga berpengalaman di Inggris setelah melatih Wigan dan Everton.

Dia bergabung dengan Belgia setelah Martinez ditunjuk pada 2016. Henry kemudian langsung bekerja menangani para penyerang Belgia antara lain Romelu Lukaku dan Michy Batshuayi. (ant/bas/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.