OLAHRAGA

Persebaya Batal Menjamu Persib Karena Situasi di Surabaya

Laporan Denza Perdana | Senin, 14 Mei 2018 | 18:51 WIB
Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Foto: Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Persebaya Surabaya membatalkan pertandingan dengan Persib Bandung yang dijadwalkan 19 Mei mendatang di Stadion Gelora Bung Tomo karena gangguan teror bom di Surabaya.

Pertandingan yang seharusnya menjadi big match di GO-JEK Liga 1 2018 itu terpaksa dibatalkan karena tidak ada izin keamanan yang keluar dari pihak kepolisian.

Whisnu Sakti Buana selaku Ketua Panitia Pelaksana Persebaya mengakui, apa yang terjadi di Surabaya belakangan ini memang di luar dugaan dan kemauan setiap orang.

"Jadi, dengan melihat kondisi terakhir keamanan Kota Surabaya seperti ini, pihak kepolisian sudah memutuskan tidak mengeluarkan izin keamanan untuk menggelar laga melawan Persib," kata Whisnu yang juga Wakil Wali Kota Surabaya dikutip dari laman website Persebaya, Senin (14/5/2018).

Dia mengatakan, upaya Persebaya mendapatkan izin keamanan sebenarnya sudah dilakukan pekan lalu. Namun, aksi teror yang terjadi sejak Minggu (13/5/2018) kemarin, mengubah kebijakan kepolisian.

"Kami sudah berkonsultasi dengan liga terkait hal ini. Dan secara resmi laga melawan Persib ditunda. Jadwal terbaru, sudah menjadi tanggung jawab Liga," ujarnya.

Sementara, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi telah merespons kondisi keamanan di Surabaya dengan cepat.

Melalui surat 177/LIB/V/2018, operator menerbitkan surat penundaan pertandingan Persebaya menjamu Persib. Pertimbangan mereka, mengingat situasi keamanan setelah terjadi ledakan bom di Surabaya.

"Dengan melihat kondisi keamanan yang terjadi di Surabaya, menurut kami kondisi itu sudah masuk kategori force majeure. Kami putuskan pertandingan Persebaya melawan Persib tidak bisa digelar sesuai jadwal," kata Tigorshalom Boboy, Chief Operating Officer PT LIB.

Tigor mengatakan, mereka akan mencari waktu yang pas untuk menggelar kembali pertandingan pekan ke-9 untuk kedua tim tersebut.

"Selambat-lambatnya kami akan menyampaikan penetapan jadwal baru pada 24 Mei nanti." jelas Tigor sembari berharap kondisi keamanan di Surabaya segera kondusif kembali.(den/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.