OLAHRAGA

Mantan Pemain Timnas Zulkarnain Lubis Meninggal Dunia

Laporan Dwi Yuli Handayani | Jumat, 11 Mei 2018 | 13:25 WIB
Mantan Pemain Timnas Zulkarnain Lubis. Foto: Bola Kompas
suarasurabaya.net - Zulkarnain Lubis mantan pemain sepak bola tim nasional pada era tahun 1980 tutup usia di Rumah Sakit Pertamina Pendopo Kecamatan Talang ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Jumat (11/5/2018) pagi.

Zulkarnain Lubis yang merupakan pelatih PS PALI, meninggal secara mendadak sekitar pukul 07.30 WIB diduga mengalami serangan jantung.

Hendri Halim Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) PALI mengatakan, meninggalnya mantan pemain Timnas Indonesia tersebut sangat di luar dugaan.

Pada malam sebelum kejadian itu, Zulkarnain sempat bermain catur bersama Hendri tanpa mengeluhkan sakit.

"Saya juga terkejut, dengar kabar pagi tadi mendadak dibawa ke rumah sakit dan menyatakan meninggal. Diduga karena serangan jantung," kata Hendri.

Hendri mengatakan, jenazah Zulkarnain rencananya akan langsung diterbangkan ke Binjai Sumatera Utara (Sumut) untuk dimakamkan, setelah shalat jumat.

"Keluarganya sudah menunggu di sana (Sumut). Kami sangat benar-benar berduka atas minggalnya Zulkarnain," ujar dia.

Zulkarnain diketahui, telah menjadi pelatih PS PALI sejak 2015. Kontrak Zulkarnain pun berakhir pada tahun ini.

Selama menjadi pelatih PS PALI, Zulkarnain, yang lahir di Medan pada 21 Desember 1958 itu, berhasil membawa nama harum Kabupaten PALI setelah mendapatkan gelar juara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel pada tahun 2015.

"Karena beliau bagus dan pernah membawa PS PALI juara, kami sambung lagi kontraknya. Almarhum juga berkeinginan keras untuk melatih para pemain PALI," kata Hendri.

Zulkarnain adalah suami dari Ketua Asosiasi Sepak Bola Wanita PSSI Papat Yunisal. Papat saat ini memanajeri Timnas Putri U-16 Piala AFF yang pertandinganya digelar di Palembang, 1-14 Mei 2018. (ant/dwi)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.