OLAHRAGA

Stadion Utama GBK Kembali Bergemuruh

Laporan Ika Suryani Syarief | Minggu, 14 Januari 2018 | 19:52 WIB
Wajah baru Stadion Gelora Bung Karno. Foto: Youtube
suarasurabaya.net - Teriakan Indonesia, Indonesia, Indonesia kembali bergemuruh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Minggu (14/1/2018), setelah dalam dua tahun terakhir teriakan suporter itu harus sirna karena stadion kebanggaan ini direnovasi.

Kembalinya gemuruh suporter ini ditandai dengan pertandingan internasional yang mempertemukan Timnas Indonesia melawan Islandia. Lawan yang dihadapi anak asuh Luis Milla itu bukan main-main karena salah satu peserta Piala Dunia 2018.

Selain teriakan dari ribuan suporter yang secara khusus pada pertandingan bersejarah ini, nyanyian dan tabuhan drum dari suporter tidak henti-hentinya untuk memberikan dukungan pada Andritany Ardhiyasa pada pertandingan yang juga menandai diresmikannya kembali GBK setelah direnovasi.

"Akhirnya terdengar lagi teriakan suporter disini (GBK)," kata Herwan, salah satu suporter yang hadir di stadion, dengan serius, seperti dilansir Antara.

Tidak hanya teriakan Indonesia, Indonesia, menjelang pertandingan lagu-lagu seperti Garuda di Dadaku kembali menggema di stadion yang rencananya akan digunakan untuk pembukaan dan penutupan Asian Games 2018. Saat lagu tersebut dinyanyikan ribuan suporter yang hadir mengikutinya.

Selain menandai kembalinya timnas ke GBK, pertandingan ini terasa lebih istimewa karena dihadiri langsung oleh Joko Widodo Presiden dan Jusuf Kalla Wakil Presiden serta kabinetnya termasuk Imam Nahrawi Menpora.

"Hari lengkap semuanya hadir. Ini sangat bagus demi kemajuan olahraga Indonesia," kata Wuryanto, suporter lainnya.

Presiden dalam kesempatan ini mempunyai agenda utama yaitu meresmikan GBK setelah dalam dua tahun terakhir direnovasi. Setelah itu dilanjutkan dengan menyaksikan langsung pertandingan internasional antara Timnas Indonesia melawan Islandia.

Setelah mengalami renovasi, GBK mengalami perubahan yang signifikan dan salah satunya adalah kursi penonton. Saat ini satu orang penonton mendapatkan satu kursi sesuai dengan tiket. Tidak seperti sebelumnya yang kursi penonton didominasi dengan kayu.

Begitu juga dengan fasilitas penunjang lainnya. GBK baru menerapkan pintu dengan pengamanan yang maksimal sehingga penonton tidak bisa masuk dengan jalan bergerombol. Akses menuju tribun juga terlihat jelas sesuai dengan petunjuk yang ada di tiket.(ant/iss)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.