OLAHRAGA

Setelah Hukuman Doping, Maria Sharapova Ingin Kembali Bertanding

Laporan J. Totok Sumarno | Selasa, 16 Mei 2017 | 19:46 WIB
Maria Sharapova saat berlaga di lapangan tenis sebelum hukuman doping. Foto: bbc.co.uk
suarasurabaya.net - Mantan petenis nomor satu dunia Maria Sharapova mengatakan dirinya tidak terlalu jauh melihat ke depan setelah bebas dari hukuman doping, namun dirinya mengakui ingin bertanding untuk meraih gelar terbesar lagi di olahraga tenis.

Petenis berusia 30 tahun itu mengalahkan Christina McHale 6-4 6-2 di pertandingan putaran pertama Italia Terbuka pada Senin waktu setempat untuk menjamin dirinya mendapat tempat di kualifikasi Wimbledon.

Dia sedang berupaya meningkatkan peringkat dia untuk bisa lolos kualifikasi ke grand slam lapangan rumput dan berharap mendapatkan wildcard untuk bisa masuk undian utama dari turnamen yang pernah dia menangi pada 2004 itu.

Petenis asal Rusia itu telah kembali dari menjalani hukuman doping 15 bulan setelah dia kedapatan tes positif doping menggunakan meldonium pada turnamen Australia Terbuka tahun lalu.

Sejak kembali pada April, Sharapova menerima wildcard untuk bisa ikut turnamen di Stuttgart, Madrid dan Italia Terbuka.

"Tentu saya punya harapan akan diri saya sendiri...ketika anda meraih kemenangan besar dan anda menjadi nomor 1 dunia, anda tahu perasaan itu," kata Sharapova seperti dilansir Antara.

"Saya akan senang bisa mendapat pengalaman lagi, tentu, itu target saya, dan seperti yang saya katakan, setiap pekan adalah penting...mungkin saya tidak bermain dengan permainan terbaik saya, tapi saya membuat kesempatan untuk bermain di pertandingan lainnya dan berharap bisa memperbaiki permainan saya, dan itu yang saya butuhkan," kata Sharapova.(ant/tok/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA