OLAHRAGA

Wushu Surabaya Waspadai Non Teknis Di Porprov 2013

Laporan Dwi Retno Wahyuningtyas | Senin, 29 April 2013 | 13:32 WIB
suarasurabaya.net - Pengurus kota (Pengkot) Wushu Indonesia (WI) Surabaya mewaspadai faktor-faktor non teknis yang mungkin muncul pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan di gelar di Madiun pada bulan Juni mendatang.

Hendra Wijaya Ketua Umum Pengkot Wushu Surabaya mengatakan, faktor-faktor non teknis itu kerap kali muncul pada cabang-cabang olahraga tidak terukur seperti di Wushu.

"Di Wushu, faktor-faktor non teknis seperti subyektivitas Juri mungkin saja terjadi. Karena itu, kita harus tetap waspada," kata Hendra ditemui usai terpilih kembali menjadi Ketua Umum Pengkot Wushu Surabaya periode 2013-2017.

Di Porprov 2013 nanti, Wushu Surabaya berharap bisa mendapatkan 4 medali emas dan tampil sebagai juara umum. Medali itu diharapkan bisa diraih melalui nomor Taolu. Cabang olahraga Wushu akan mempertandingkan 2 nomor Taolu putra dan putri, serta 7 nomor Sanshou putra dan putri.

"Selama ini, untuk nomor Taolu, memang nomor andalan Surabaya. Tapi kita tetap waspada dengan kekuatan daerah lain seperti Sidoarjo dan Pasuruan, yang mungkin akan menjadi saingan berat Surabaya," pungkasnya.(ret/edy)
Editor: Eddy Prastyo



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.